Kembang Api Dilarang, Sampah Menggunung: Pantai Badung Jadi “Korban” Pesta Tahun Baru 2026
Larangan pesta kembang api saat pergantian Tahun Baru 2026 tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi. Fakta di lapangan menunjukkan tumpukan sampah sisa perayaan masih memenuhi kawasan pantai di Kabupaten Badung, Bali.
Sejak Kamis pagi (1/1/2026), sisa pesta malam tahun baru terlihat jelas di sejumlah pantai. Botol plastik, kemasan makanan, hingga residu petasan dan kembang api berserakan di sepanjang garis pantai, menyisakan pemandangan yang kontras dengan imbauan pemerintah sebelumnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Rai Warastuthi, membenarkan adanya lonjakan volume sampah pascaperayaan tahun baru. Menurutnya, tim kebersihan langsung dikerahkan sejak pagi hari untuk melakukan pembersihan secara intensif.
“Memang terjadi peningkatan sampah sisa perayaan, terutama dari plastik dan kembang api. Namun penanganan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi agar aktivitas masyarakat serta wisatawan tetap berjalan normal,” ujar Rai.
Meski demikian, kondisi tersebut memunculkan ironi. Di tengah larangan penggunaan kembang api yang dikeluarkan sebagai bentuk empati atas bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, sebagian masyarakat justru tetap berpesta tanpa memedulikan dampak lingkungan.
Rai mengajak masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dan meningkatkan kesadaran kolektif. “Pantai ini adalah rumah kita bersama. Sejak pagi petugas sudah kami turunkan untuk membersihkan,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Bali Wayan Koster telah menegaskan bahwa pergantian Tahun Baru 2026 dilaksanakan tanpa kembang api. Kebijakan tersebut sejalan dengan surat edaran Kapolri serta kondisi nasional yang tengah berduka akibat bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
“Kurang elok jika dalam situasi keprihatinan nasional justru dilakukan pesta kembang api,” ujar Koster.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa persoalan kebersihan bukan semata soal pembersihan, melainkan juga tentang kesadaran. Pantai memang bisa dibersihkan dalam hitungan jam, namun kebiasaan membuang sampah sembarangan masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi semua pihak.
Komentar
Posting Komentar