Banjir di Jawa, KAI Batalkan 98 Perjalanan Kereta dan Alihkan Jalur
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyesuaikan operasional layanan kereta jarak jauh dan KRL akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa. Kebijakan tersebut berdampak pada pembatalan total 98 perjalanan kereta api, baik penumpang maupun barang.
Gangguan perjalanan terjadi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta pada Jumat (16/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026). Dalam periode tersebut, 82 dari 593 perjalanan penumpang antarkota harus dibatalkan, sementara 16 perjalanan logistik, termasuk kereta di rute Kalimas Surabaya–Tanjung Priok, ikut dihentikan.
Selain pembatalan, 17 kereta dialihkan melewati lintas Cirebon–Kroya–Yogyakarta–Solo untuk menghindari jalur terdampak. Sementara 76 perjalanan lain mengalami keterlambatan dengan rata-rata tempo mencapai 240 menit.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menegaskan kebijakan ini terpaksa diambil karena situasi force majeure yang tak bisa dihindari.
“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keterlambatan, dan pembatalan 82 kereta penumpang yang harus dilakukan demi keselamatan. Ini kondisi force majeure. Daop 1 dan Daop 4 terdampak paling berat,” ujar Bobby dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (18/1/2026).
PT KAI memastikan koordinasi penanganan terus dilakukan, termasuk pengembalian tiket (refund) sesuai ketentuan.
Komentar
Posting Komentar