PPATK Bongkar Dugaan Penyembunyian Omzet Rp12,49 Triliun di Sektor Tekstil


Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya dugaan penyembunyian omzet hingga Rp12,49 triliun di sektor perdagangan tekstil. Modus yang digunakan diduga melalui pemanfaatan rekening pribadi dan rekening milik karyawan untuk menampung hasil transaksi penjualan ilegal. Meski demikian, PPATK belum mengungkap identitas pihak-pihak yang terlibat dalam temuan tersebut.

Dalam keterangannya, PPATK menyebut praktik ini menjadi salah satu temuan signifikan hasil analisis transaksi keuangan yang dilakukan sepanjang 2025. “Salah satu temuan signifikan terdapat pada sektor perdagangan tekstil, di mana pihak-pihak tertentu diduga menyembunyikan omzet hingga senilai Rp12,49 triliun dengan menggunakan rekening karyawan atau pribadi untuk menerima transaksi hasil penjualan ilegal,” demikian dikutip dari pernyataan resmi PPATK, Kamis (29/1/2026).

Di sisi lain, PPATK mencatat kerja sama yang intensif dengan Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) memberikan dampak positif bagi penerimaan negara. Sepanjang periode 2020 hingga Oktober 2025, kolaborasi tersebut berhasil mengamankan penerimaan negara sebesar Rp18,64 triliun dari berbagai upaya penegakan kepatuhan dan penelusuran transaksi mencurigakan.

Selain sektor perdagangan, PPATK juga menyoroti perkembangan penanganan perputaran dana judi online. Sepanjang 2025, lembaga ini menganalisis total transaksi senilai Rp934 triliun dan menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor terbukti efektif menekan aktivitas ilegal tersebut. Perputaran dana judi online tercatat menurun 20 persen menjadi Rp286,84 triliun.

“Total perputaran dana judi online tercatat sebesar Rp286,84 triliun, menurun 20 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp359,81 triliun,” jelas PPATK.

Temuan-temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan transaksi keuangan serta sinergi antar-lembaga dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan penerimaan negara.

Sumber: CNN Indonesia
Penulis : Tim Jurnalis Medias News Room

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miss World Cameroon Launches “Voices for Justice” Initiative to Tackle Gender-Based Violence

Project Lestari Laut Brings Education Closer to Orang Asli Children in Coastal Malaysia

Baru Resmi Cerai, Andre Taulany Mengaku Diminta Anak untuk Segera Menikah Lagi