Anak Pinkan Mambo Sempat Divonis Bertahan Hidup 2 Hari, Sang Penyanyi Ungkap Tangis dan Keajaiban Kesembuhan
Pinkan Mambo mengenang masa-masa paling berat dalam hidupnya saat sang putra, Luke, didiagnosis mengidap penyakit jantung dengan kondisi yang sangat kritis. Kala itu, Luke bahkan sempat divonis hanya memiliki waktu hidup dua hingga tiga hari.
Luke diketahui mengalami lemah otot jantung yang membuat organ tersebut sulit memompa darah. Kondisi itu menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru dan tubuhnya. Meski sempat menjalani pengobatan di Indonesia, kondisi Luke belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Pinkan akhirnya memutuskan membawa sang anak berobat ke Singapura. Di sana, Luke langsung mendapatkan penanganan intensif dan diagnosis cepat dari dokter. Pinkan mengungkapkan bahwa hanya dalam hitungan menit, tim medis sudah mengetahui penyakit yang diderita anaknya serta langkah penanganannya.
“Di sana lima menit langsung tahu sakitnya apa, penanganannya bagaimana. Satu dokter fokus, semuanya terkomputerisasi, langsung diobatin,” ujar Pinkan.
Setelah mendapatkan pengobatan, kondisi Luke perlahan membaik. Cairan yang menumpuk di tubuhnya bahkan keluar secara alami melalui urine tanpa perlu tindakan penyedotan.
“Dia ngeluarin 27 liter air dari tubuhnya hanya dengan obat,” jelas Pinkan.
Mantan personel Ratu itu tak kuasa menahan air mata saat mengingat momen Luke dirawat di ICU. Ia mengaku dokter sempat menyerah karena kondisi anaknya yang sangat kritis.
“Waktu di ICU dokter udah nyerah, umurnya tinggal dua sampai tiga hari. Nangis banget aku di situ,” kenangnya.
Namun Pinkan terus menguatkan sang anak untuk berjuang. Ia pun percaya penuh pada mukjizat Tuhan. Seiring waktu, dokter dibuat heran dengan kondisi jantung Luke yang semakin hari semakin kuat.
“Dokternya bilang ini keajaiban. Mereka lihat sendiri jantungnya bertambah kuat setiap hari,” pungkas Pinkan Mambo.
Komentar
Posting Komentar