Aksi Pengeroyokan Terjadi di Gerokgak Tabanan, Seorang Pemuda Alami Luka-Luka

Aksi pengeroyokan terjadi di Jalan Mawar Gerokgak, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Seorang pemuda bernama Yefri Metkono, warga asal Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda di tengah jalan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, korban mengalami sejumlah luka akibat kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Kejadian bermula saat Yefri bersama dua rekannya, Andi dan Agri, melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Kebo Iwa, Bongan. Saat berada di sebelah barat Balai Banjar Bongan Pala, mereka mendapati sekelompok pemuda tengah berjoget dan menutup badan jalan.

Korban sempat membunyikan klakson agar bisa melintas, namun permintaan tersebut tidak diindahkan. Yefri kemudian mengambil haluan ke kanan dan berhasil melewati kelompok pemuda tersebut.

Namun, setibanya di lampu merah simpang empat Gerokgak, dua pemuda yang belum diketahui identitasnya menabrak sepeda motor yang dikendarai Andi dari arah belakang. Setelah itu, kedua pelaku mendekati korban dan sempat menanyakan asal daerah korban.

“Salah satu pelaku bertanya ‘kamu asal mana?’, dan korban menjawab berasal dari NTT, Kupang. Setelah itu korban langsung dipukul,” ungkap sumber di lokasi kejadian.

Tak berselang lama, lebih dari enam orang pemuda lainnya datang dan ikut melakukan pengeroyokan terhadap Yefri hingga korban mengalami luka parah di bagian wajah dan tubuh. Sementara itu, dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
Sejumlah pengendara yang melintas di lokasi tidak dapat berbuat banyak karena pelaku bertindak secara brutal dengan memukul dan menendang korban secara bertubi-tubi.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak berwajib untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miss World Cameroon Launches “Voices for Justice” Initiative to Tackle Gender-Based Violence

Project Lestari Laut Brings Education Closer to Orang Asli Children in Coastal Malaysia

Baru Resmi Cerai, Andre Taulany Mengaku Diminta Anak untuk Segera Menikah Lagi