Trump Ancam Tuntut Trevor Noah Usai Candaan Kontroversial di Grammy Awards ke-68
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman hukum terhadap Trevor Noah, pembawa acara Grammy Awards ke-68, menyusul candaan sang komedian yang dianggap menyeret nama Trump dalam isu sensitif terkait kasus seksual Jeffrey Epstein.
Ancaman tersebut disampaikan Trump pada Senin (2/2), setelah Trevor Noah melontarkan lelucon di panggung Grammy saat mengumumkan kemenangan Billie Eilish sebagai Song of the Year. Dalam candaan itu, Trevor menyinggung ambisi Trump terhadap wilayah Arktik serta menyebut kedekatannya dengan figur kontroversial, yang kemudian memicu kemarahan pihak Gedung Putih.
Melalui platform Truth Social, Trump meluapkan kekesalannya dengan menyebut Grammy Awards sebagai acara yang “hampir tidak layak ditonton.” Ia juga melabeli Trevor Noah sebagai “pecundang total” dan secara terbuka mengancam akan menuntut komedian tersebut atas pernyataannya di acara penghargaan musik bergengsi itu.
Kontroversi ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap rilis lebih dari tiga juta dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein. Dokumen-dokumen tersebut memuat sejumlah nama tokoh dunia dan figur publik ternama, seperti Elon Musk, Bill Gates, Bill Clinton, Michael Jackson, hingga Andrew Mountbatten-Windsor, yang kembali memanaskan diskusi global seputar kasus tersebut.
Komentar
Posting Komentar