Pemerintah Larang Atraksi Gajah Tunggang, Wisata Satwa Nasional Wajib Beralih ke Model Beretika

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan, khususnya Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), resmi melarang seluruh bentuk atraksi gajah tunggang di lembaga konservasi dan fasilitas wisata nasional. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 6 Tahun 2025 yang mulai berlaku sejak 18 Desember 2025 sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan satwa (animal welfare) dan penguatan pariwisata satwa yang lebih etis.

Kebijakan tersebut berlaku menyeluruh di seluruh pusat konservasi yang memelihara gajah. Salah satu dampaknya terlihat di Mason Elephant Park, Bali, yang secara resmi menghentikan aktivitas tunggang gajah setelah menerima sejumlah peringatan dari pemerintah. Namun, karena masih ditemukan pelanggaran di beberapa lokasi, Kementerian Kehutanan kembali menerbitkan Surat Peringatan Kedua (SP-2) pada 21 Januari 2026 untuk menegaskan komitmen penegakan aturan tersebut.

Melalui kebijakan ini, pemerintah mendorong pengelola wisata satwa bertransformasi ke model yang lebih edukatif dan berbasis konservasi. Pengalaman wisata diarahkan pada aktivitas yang tidak eksploitatif, seperti mengamati perilaku alami gajah, memberi makan, hingga edukasi tentang habitat dan pelestarian satwa tanpa melibatkan praktik tunggang.

Langkah tegas pemerintah ini mendapat sambutan positif dari berbagai kelompok perlindungan hewan internasional serta masyarakat luas yang selama ini menyoroti praktik eksploitasi gajah di sejumlah destinasi wisata. Dengan dihentikannya atraksi gajah tunggang di seluruh lembaga konservasi, Indonesia dinilai mengambil langkah penting dalam meningkatkan standar kesejahteraan satwa sekaligus memperkuat komitmen terhadap pariwisata yang etis dan berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miss World Cameroon Launches “Voices for Justice” Initiative to Tackle Gender-Based Violence

Project Lestari Laut Brings Education Closer to Orang Asli Children in Coastal Malaysia

Baru Resmi Cerai, Andre Taulany Mengaku Diminta Anak untuk Segera Menikah Lagi