Tim Perahu Naga Indonesia Sumbang Dua Emas di SEA Games 2025, Tetap Tangguh Meski Pelatnas Terlambat

Tim perahu naga Indonesia kembali menegaskan dominasinya sebagai penyumbang medali emas di ajang internasional. Pada SEA Games Thailand 2025, tim Merah Putih sukses meraih dua medali emas dan satu perak, meski harus menghadapi tantangan keterlambatan pemusatan latihan nasional (pelatnas) akibat kebijakan efisiensi.

Prestasi tersebut diraih dalam nomor 200 meter yang digelar di The Royal Thai Navy Rowing and Canoeing Training Center, Rayong, Kamis (18/12/2025). Tim perahu naga Indonesia tampil solid dan penuh strategi, terutama pada nomor perahu kecil 200 meter putra, yang selama ini dikenal sebagai nomor unggulan tuan rumah Thailand.

Dalam perlombaan tersebut, Indonesia sempat kalah pada final pertama. Namun, pada final kedua, tim mampu bangkit dengan taktik yang matang dan performa impresif hingga berhasil mengalahkan Thailand dan merebut medali emas, sekaligus mencuri perhatian publik dan lawan.

Capaian ini belum menjadi akhir perjuangan. Tim perahu naga Indonesia masih berpeluang menambah pundi-pundi emas dari tiga nomor jarak 500 meter yang akan dipertandingkan pada Jumat (19/12/2025). Selain itu, dua nomor dayung pesisir juga dinilai memiliki potensi besar untuk menyumbang medali bagi kontingen Indonesia.

Pelatih tim perahu naga Indonesia, Budiman, menilai kunci keberhasilan anak asuhnya terletak pada motivasi, dedikasi, dan totalitas berlatih. Meski pelatnas dimulai lebih lambat karena keterbatasan anggaran—serta fakta bahwa perahu naga bukan cabang Olimpiade—para atlet justru menjadikan kondisi tersebut sebagai pemicu semangat.

“Sebenarnya kuncinya dari latihan. Anak-anak dragon boat memang pelatnasnya agak terlambat karena efisiensi dan dragon boat itu bukan nomor Olimpiade. Jadi, mereka semua merasa prihatin. Dari situ mereka justru all out. Selama pelatnas mereka sudah berusaha dengan baik dan hari ini terbukti bisa meraih dua emas dan satu perak,” ujar Budiman.

Prestasi ini kembali menegaskan konsistensi tim perahu naga Indonesia dalam mengharumkan nama bangsa di pentas olahraga Asia Tenggara, sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi semangat juang dan prestasi atlet nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miss World Cameroon Launches “Voices for Justice” Initiative to Tackle Gender-Based Violence

Project Lestari Laut Brings Education Closer to Orang Asli Children in Coastal Malaysia

Baru Resmi Cerai, Andre Taulany Mengaku Diminta Anak untuk Segera Menikah Lagi